Selasa, 19 November 2013

Pesan Singkat



-------Sender : Glhadis Valentina/085701034XXX/12-Nov-2013/16:22:13------
-------Gw kangen sama elo loh :’( sumpah demi Allah gw kangen , inget masa2 gw masih susah elo yg  ada :’( hh--------

Ah ndut kalo lo kangen dengan gue , gue bisa bilang apa ? Gue lebih dari itu lebih dari definisi sebuah kata kangen . Kalo lo kasih gue emot nangis , layar handphone gue bener-bener basah kena tetes air mata gue yang jatuh karna baca message singkat lo itu .
Apalah ndut arti kata ‘susah’ di KBBI , gak ada artinya kalo gue pun ikhlas seikhlas-ikhlasnya gak ada beban . Kata susah pun itu gak ada .
Kadang diseling waktu direbahnya badan , gue suka natap layar laptop . Natap file yang terselip foto album kita . Buat gue foto banyak cerita tentang kita . Foto suka bercerita dengan sendirinya , dengan lincahnya seketika memutar memo otak dan bawa kita ke suasana foto itu . Dan itu spontanitas bikin lengkung bibir gue tertarik lebar , i’m so smiling ndut . Foto itu jadi kenangan hangat yang menyelinap masuk buat cerita tentang persahabatan kita .

You must know , you is friend girl who i very love most !
Salam buat mama dan salam buat kota kecil disana ya !
Gue tunggu lo dilampung , always ! I miss you so much !

Pesan Pribahasa


Sore ini disemilirnya angin yang akan disusul dengan terbenamnya matahari tiba-tiba aku teringat sesuatu dan itu membuatku tersenyum geli . Semakin jelas ketika ku ingat waktu aku masih duduk dibangku kelas 2 SMA ada yang mengirimiku sebuah pesan singkat dengan nomor yang belum terdaftar dikontakku dan yang menyebalkan pesan tersebut diketik dengan huruf besar semua , menurutku itu menyebalkan . Isi pesan tersebut bertuliskan ‘SEL HIDUP ITU TIDAK SELEBAR DAUN KELOR’ . Ya tentu saja aku tidak mengerti apa maksudnya yang tiba-tiba saja mengirimi pesan seperti itu . Akhirnya ku pencet tombol replay untuk membalasnya , kutanyakan siapa . Tidak lama setelah pesan deliverd , nomor tadi sudah membalasnya lagi dengan jawaban ‘ini Mr. Surez’.

Aku langsung tertawa ketika aku tau kalau yang mengirimiku pesan itu adalah guru agama sekaligus pembina OSIS ku . Entah aku lupa setelah itu aku membalas pesannya atau tidak tapi yang ku ingat keesokan harinya aku bercerita dengan teman satu organisasiku itu karna aku tidak mengerti apa maksud Mr.Surez mengirimiku pribahasa itu .

Singkat cerita setelah itu ternyata pribahasa itu tertuju untuk statusku yang baru putus cinta dengan teman satu sekolahku bahkan satu kelas , beliau mengetahui kalau aku waktu itu baru saja putus . Mungkin Mr. Surez terlalu serius melihatku sehingga waktu itu mungkin beliau kira aku galau berat  sampai-sampai beliau kirimiku sebuah pesan .
 Tapi terimakasih atas pesan pribahasa bapak , meskipun sampai sekarang aku tidak mengerti apa maksudnya pribahasa itu dengan statusku yang waktu itu baru putus . Yang aku tau aku selalu tersenyum geli mengingatnya . Terimakasih pak itu tanda kau begitu memperhatikanku sebagai murid dan kau guru serta partner kerja di organisasi aku sebagai sekretaris dan kau sebagai pembina OSIS  . Oganisasi yang membuat kita begitu dekat seperti seorang bapak dengan putrinya . Salam hangat dari aku anak didikmu
, Sela Oviadani .

Jumat, 15 November 2013

Tuan Esha

Ku rasa ini jatuh cinta paling gila ! ah kau pikir saja , aku jatuh cinta dengan kekasih orang . Tak habis pikir kenapa harus dengan kekasih orang . Aku gila merasakannya , bagaimana kalau kau jadi aku ? Perasaan memang tidak bisa disalahkan tapi harusnya ini bisa kucegah dengan logikaku .
Aku yang bodoh atau perasaanku yang bodoh ? Atau mataku ? Ah entahlah , yang ku tahu ini terlalu menyesakkan dada . Mengganggu pikiranku .
Harusnya malam itu ketika dia genggam tanganku , sekujur tubuhku tak harus lemas dan jantungku tak perlu berdetak melebihi batas normal dari biasanya . Harusnya aku tak mengijinkannya menggenggam tanganku dan harusnya malam itu pun aku tak mendengar pernyataannya kalau dia jatuh cinta denganku dan tak mendengar perkataan manis lainnya . Harusnya malam itu angin tak membalut suasana perjalananku dengannya . Dan harusnya pun aku tak perlu jatuh cinta dengannya , mengaguminya saja mungkin cukup .
Lantas sekarang apa yang harus ku lakukan ? Inginku kau selalu menemaniku lewat pesan singkat yang saling kita kirim , tapi ku pikir itu pun tak baik . Harusnya kan kau saling mengirim pesan singkat itu dengan kekasihmu bukan denganku . Sesekali ku mencoba menjaga jarak rasanya semakin meyesakkan . Sesekali ku mengharap pesanmu masuk dilayar handphoneku ketika aku sengaja tak membalas pesanmu , tapi tidak ada dan itu mengecewakan . Ah aku masih ingat pesan singkatmu ini ,
------ Sender : 08975783XXXX/10-Nov-2013/22:09:16------
------ Gak ada kabar sih hehe eh bete ya sms-an sama aku terus-----
Begitu menyenangkan untukku ! Ku pikir itu pesan yang terselip arti sebagai tanda yang tak bisa kujelaskan lewat deret kata ini , tapi yang ku tahu aku tersenyum senang ketika membacanya .
Dan sekarang aku sudah seperti berada di dalam sebuah lingkaran yang tak kutemui ujung dan titik pangkalnya . Kali ini otak dan perasaanku benar-benar porak poranda , sungguh .
Kau harus tahu tuan , ini kali pertamanya ku jatuh hati setelah diawal tahun lalu ku putus cinta dengan kekasihku . Sesekali ada lelaki yang datang dan aku pun menyukainya tapi aku tak jatuh cinta dengannya . Kau harus percaya itu , aku tak membohongimu soal perasaan ini . Aku jatuh cinta denganmu , sungguh tuan . Tuan Esha .


Senin, 04 November 2013

Selamat 4 November 2013 MAMA LAY CENCU (MUTIARA) ♥


Selama hidupku , kepalaku hanya dipenuhi bagaimana cara membahagiakanmu disaat bener-benar nanti aku sudah jadi seorang wanita dewasa yang mandiri . Tanpa perlu kau libatkan jari-jarimu tuk cucikan bajuku , tanpa perlu lagi  kau ajariku cara melipat pakaian yang rapih , bagaimana cara menyetrika pakaian agar halus , bagaimana jadi seorang anak perempuan yang rajin dan bersih tanpa perlu lagi dipantau , bagaimana belajar untuk tidak boros , bagaimana belajar untuk jadi anak yang selalu bersyukur dalam segala kondisi serta hal-hal lainnya dari yang kecil sampai besar yang selalu kau ajari dan pesankan pada kakak adik dan aku dengan telatennya diperjalanan hidup ini .Maafkan aku yang terkadang sering membangkang kepadamu , memaksamu untuk selalu mengikuti apa kemauanku tanpa memahami keadaanmu . Terimakasih atas kasih sayang yang begitu besar , sesekali ku pernah buatmu jatuhkan airmata karna ku . Aku ingin bisa menelaah tapak demi tapak untuk bisa membawamu pada kebahagian seperti yang ku fikirkan dan kuharapkan sebagai anak perempuanmu .Aku terus saja berbicara pada Tuhan agar memperpanjang usiamu sampai nanti kau bisa melihat anak-anakmu menjadi seseorang yang kau harapkan dalam peluk doamu . Aku terus saja meminta Tuhan untuk menyehatkan selalu tubuhmu . Aku terus saja berbicara pada Tuhan agar menjadikanmu teladan bagi anak-anakmu dalam segala sisi . Kiranya dirimu sesosok mama yang hebat , yang menjadikan kebanggaan kami dalam segala kondisi diperjalanan hidup ini  .



                               Selamat 4 November 2013 MAMA LAY CENCU (MUTIARA) ♥



ini foto ulangtahun di usia beliau yg ke-20 :)


Terimakasih atas pengorbanan yang telah diberi untuk kami anak-anakmu dari kami masih berada jauh di rahim seorang mama yang sangat kami cintai hingga detik ini ♥♥ Selamat ulangtahun ke 48 tahun mama , you are a partner in our life ♥♥



                                                        LOVE YOU ALWAYS ! ♥

Kamis, 17 Oktober 2013

Aku , Kamu dan Hujan

Aku dan hujan sedang berlomba.
Siapa yang paling juara rintiknya.
Seperti ombak yang pecah pada karang yang terkikis air.

Seharusnya aku dan hujan tak perlu berlomba.
Karena hujan akan terus memeluk Bumi.
Dan seharusnya, aku berakhir di kamu.

Menjadi kita.
Seharusnya.

Senin, 14 Oktober 2013

Tertanda Via

Apa kabarmu ? Aku lihat dari beberapa status twittermu dan foto yang kau share di istagram membuatku berfikir kau sudah dapatkan sosok seorang wanita yang selama ini kau cari . Apa itu benar kekasihmu ? Apa kamu ingin tau reaksiku ? Aku tak merasakan sakit , entahlah . Yang aku tau aku tersenyum ketika melihat itu semua . Aku senang penantianmu berakhir . Setelah sekian lama kamu butuh penilainku tentang wanita-wanita yang jadi pilihanmu , menggantikanku secara halus . Aku harap itu benar nyata bukan skenario belaka yang kamu buat hanya untuk ingin tau reaksiku .

Aku harap dia wanita cantik berkerudung , berakhlak baik , lembut dan bisa menjadikanmu seorang imam disaat adzan berkumandang . Kamu bisa sesekali menengoknya dibelakangmu saat ia mengenakan mukenahnya sebelum lafal niat sholat kamu bacakan .

Ah tapi ku pikir kau tak perlu penilainku . Aku yakin , dia jelas lebih baik dariku . Jadi buat apa kamu butuh koreksiku tentangnya , kamu ingin memancingku ? Memastikan kepingan rasaku padamu yang tersisa berwujud seperti apa ? Begitu maksudmu ?
Kamu pria yang cerdas jadi tak perlu ku khawatirkan kamu salah memilih . Tidak mungkin. Aku pikir pelajaran lalu membuatmu lebih cermat lagi memilih dalam putaran waktu yang lama.  Meyakinkanku kamu telah memilih dan mendapatkan wanita yang terbaik . Alhamdulilah, syukurlah .

Kau ingin tahu kegiatanku disini ? Masih sama seperti hari-hari yang kulewatkan kemarin . Aku masih rutin membuka laci , memastikan pemberian darimu agar tetap terjaga . Sesekali ku baca surat dihari ulangtahunku dari tulisan tanganmu , sesekali ku buka jam tangan kado darimu diusia 17 tahunku , sesekali ku coba beberapa jaket dan baju ku kenakan kembali memastikannya ditubuh kecilku ini dan ternyata jaket dan baju pun sudah cungklang ku pakai . Sesekali ku pastikan permen yang kamu beri disaat kita first road tak habis dimakan si semut hitam , sesekali ku pakai kalung darimu , masih begitu terlihat cantik dikenakan . Sesekali ku peluk dan ku pandangi mata hitam pekat boneka darimu yang kamu beri disaat ulangtaun pertamaku bersamamu . Katamu , aku harus membuangnya . Membakarnya sekalipun . Katamu , tak perlu ku menyimpannya lagi pemberian darimu itu yang belum kusebutkan macam lainnya yang masih ku rawat baik . Aku tak yakin kamu tulus mengatakannya itu , mendengarnya langsung saat itu pun aku sakit .
Aku sudah tak menyimpannya , sudah ku buang dan ku bakar . Tapi maaf , masih ada beberapa yang masih ku simpan dan ku jaga dengan hati . Karna ku rasa aku belum mendapatkan lelaki yang bisa menyuruhku untuk membuang bersih benar pemberian darimu .

Aku ingin bercerita , kamu mau mendengarnya bukan ? Sebenarnya aku bukan sama sekali tidak dekat dengan lelaki . Ada beberapa yang sempat jadi fokus retina mataku dan ada yang benar membuat hatiku benar bergejolak tanpa teratur . Tapi dari lelaki yang mendekatiku selalu ada yang kusayangkan dan menjengkelkan . Ada yang sudah punya pacar tapi tetap mendekatiku dan aku menyukainya karna dia sehat tanpa rokok sepertimu dan punya keyakinan yang sama denganku . Menjengkelkan . Tapi ku usahakan menjaga jarak dengannya karna aku takut akhirnya aku dikira pengganggu hubungan orang . Itu mengerikan . Saat lagi aku dekat dengan seorang lelaki dan aku nyaman dengannya harus ada yang kusayangkan darinya , agama jadi perbedaan kita. Kalo aku tak dapat yang seiman bagaimana ? Aku kan ingin bisa solat berjamaah , di imami seperti dulu kamu mengimamiku di atas sajadah .

Aku bercerita seperti ini bukan untuk memastikan bagaimana reaksimu mendengar ceritaku untuk kau tanggapi . Walau terkadang terlintas aku ingin mengetahui reaksimu . Ku pikir kamu lebih mengenaliku dari pada aku mengenali diriku sendiri makanya ku ceritakan ini padamu . Ah sudahlah , aku tak habis kata membicarakan ini . Kamu harus bahagia meski tanpaku , eh mungkin kalimat barusan lebih cocok kamu yang katakan untukku .

Yasudah , aku hanya ingin memastikan kabar tentangmu saja tidak lebih dari itu dan ingin memberimu selamat atas wanita pilihanmu . Sebentar , masih ada yang ingin ku tanyakan padamu . Apa motivasimu mengunfoll ku di twitter ? Karna kamu tau aku mengunfollmu ? Ah aku punya alasan sendiri kenapa waktu itu ku putuskan mengunfollmu . Alasanku jelas karna menyangkut soal perasaan . Ah sudah ku rasa tak perlu diteruskan soal alasanku . Lalu apa alasanmu ? Aku memang bukan masa lalumu yang baik tapi kenapa kamu tidak bisa berbaik padaku ? Tak usah mengunfollku bukankah bisa ? Begitu dalamnyakah aku menyakitimu dengan lebih cepat temukan penggantimu selepas kita sama-sama melepas . Maafkan aku terlalu cepat tapi kau tak pahamiku . Aku tau kamu maafkanku tapi kurasa bekas pun aku tetap mendarah daging di saraf otak dan hatimu . Tapi perlu kamu tau , aku tidak pernah berubah akan selalu mengingatmu .

Boleh ya ku tampilkan fotomu disini dengan wanita yang sudah kamu temukan sesuai harapanmu ? Biar sewaktu kamu baca ini kamu bisa tersenyum melihat fotomu . Paras kalian memang tak terlihat , membelakangiku untuk sesekali ku coba tengok paras kalian disenja sore itu . Ah sekalipun kalian membelakangiku kalian tetap terlihat mesra :')



-----Tertanda Via------