Perasaan wanita mana
yang tak bahagia sebahagia-bahagianya waktu perasaannya terbalaskan
dengan begitu manisnya . Perasaannya bak sebuket bunga mawar merah
merekah , menarik garis bibir tersenyum begitu manisnya :)
Ini mungkin sekedar seteguk perasaan tanpa memiliki , sekedar mengagumi :) Kata Mario Teguh sih , ''lebih baik menyatakan perasaan dari pada memendamnya''. Sebab itu aku ingin menumpahkan secangkir perasaanku diketikan ini , menyatakan perasaan lewat huruh-huruf alfabet .
Buatku sebuah perasaan yang terbalaskan itu sudah lebih dari cukup walau tak memiliki dari pada sebuah perasaan yang tak terbalaskan , bertepuk sebelah tangan itu menyakitkan hihi
Buatku sebuah perasaan yang terbalaskan itu sudah lebih dari cukup walau tak memiliki dari pada sebuah perasaan yang tak terbalaskan , bertepuk sebelah tangan itu menyakitkan hihi
Yah tapi terkadang terlintas beberapa pengandaian kata sayang . Misal , 'sayang dia uda punya pacar'
Kecewa ? Sedikit :') . Sakit ? Tidak . Kan sudah
kubilang perasaan yang terbalaskan itu sudah lebih dari cukup untukku :)
Aku menikmatinya . Jangan khawatirkan perasaanku .
Sudah jangan kau tabur untaian manis dihatiku terlebih kau rajin menyiramnya . Bagaimana nanti kalo tumbuh semakin dan semakin ? Aku takut lebih dari mengagumimu nantinya , kau senang ya ? Ah , itu pasti . Kau mau bertanggungjawab ? Tapi kan kau sudah milik seorang wanita lembut disana , lebih baik kau tabur dan kau siram selalu disana saja :) Kau harus memperlihatkannya nanti padaku , jangan kau sembunyikannya lagi dibelakangku . Tak ada yang perlu kau takuti dariku sekalipun aku tau kau rajin menabur dan meyiramnya disana , aku takkan hilang dan mati .
Sudah jangan kau tabur untaian manis dihatiku terlebih kau rajin menyiramnya . Bagaimana nanti kalo tumbuh semakin dan semakin ? Aku takut lebih dari mengagumimu nantinya , kau senang ya ? Ah , itu pasti . Kau mau bertanggungjawab ? Tapi kan kau sudah milik seorang wanita lembut disana , lebih baik kau tabur dan kau siram selalu disana saja :) Kau harus memperlihatkannya nanti padaku , jangan kau sembunyikannya lagi dibelakangku . Tak ada yang perlu kau takuti dariku sekalipun aku tau kau rajin menabur dan meyiramnya disana , aku takkan hilang dan mati .
Aku harus luapkannya disini seperti luapan embun pagi yang seenaknya membasahi setiap helai daun di senja pagi . Aku sekedar menyukaimu , mengagumimu . Kau beri aku sinyal kehidupanmu atas pribadimu . Sederhanamu , mandirimu , sehatmu tanpa gumpalan liukkan asap rokok di udara , penghormatanmu terhadap seorang ibu dan agama mu . Aku jatuh atas dirimu bersama nada-nada manis bersama lincahnya jemarimu di atas tombol-tombol keyboard yang kau mainkan . Aku sekedar menyukaimu , mengagumimu dari kejauhan tanpa sentuhan nyata tanpa harus memiliki :)

:)
BalasHapusMungkin sama-sama cinta :)
BalasHapusbelum sampe cintaaaa :p
BalasHapusSepertinya saya pernah seperti ituππ
BalasHapusSepertinya saya pernah seperti ituππ
BalasHapus